Di Gym. Shayran sedang fitness karena memang pekerjaan nya sebagai model menuntut dirinya untuk selalu tampil fresh dan langsing. Itupun nilai utama Shayran sebagai salah satu model top di indonesia.
Wanita itu pun sedang melakukan kegiatan rutin yang dia lakukan dua kali seminggu.
Di sana. Shayran tau ada yang tidak beres. Wartawan mereka mengikuti Shayran yang sedang viral akibat jebakan Arderan di studio.
Gawat, ngapain papparazi mengikutiku? Ini pasti jebakan! Batin Shayran yang berusaha terlihat kalem.
"Shayran, bagaimana hubunganmu dengan Mr. Fematson?" tanya seorang wartawan heboh.
Shayran tergagap. "hm... dia klien ku"
"klien? Produk apa?" Tanya wartawan itu lagi.
"iklan sabun miracels" jawab Shayran mulai terlihat gugup.
"Shayran apakah hubunganmu dengan Mr. Fematson sebagai pasangan?" tanya wartawan itu. Kamera mulai beraksi.
"tidak" geleng Shayran. Pertanyaan macam apa itu? Batin model itu jengkel.
"Kalau begitu mengapa kamu topless di studio?" selidik wartawan itu nakal.
Shayran jengkel. Dia hanya diam. Kemudian model itu berlangsung pergi, dia berlalu begitu saja. Merasa di permalukan dan di jebak. Karir nya sebagai model bisa hancur dan berantakan.
☆☆☆☆☆
"Mr. Howard, ini data Kerringson dan keluarga nya" kata seorang detektif bayaran yang memberikan map hitam pada seorang konglomerat kejam.
Mr. Howard melirik map itu, cukup tebal, kemudian dia meraih map itu segera. Dia membuka map hitam dengan wajah serius. Dendam mencuat dari ubun-ubun nya. Mr. Howard melotot marah ketika menatap foto Kerringson.
Kerringson, aku telah berhasil membunuhmu, sekarang saat nya anak-cucu mu memerima akibat nya. Batin Mr. Howard marah.
"Tolong jelaskan semua nya" Mr. Howard berkata pada detektif di hadapan nya.
"Baik tuan. Ini adalah data keluarga besar Kerringson. Tapi masih sebagian. Yang lain nya masih tak terlacak karena mereka ganti nama belakang atau marga" jawab detektif itu.
"Lalu?"
"Ini adalah Albert Kerringson, dia musuh utama anda dan dia sudah dihabisi bertahun tahun lalu" jawab detektif itu.
Wajah puas akan dendam terlihat di wajah Howard yang kejam.
"Ini Kelia Kerringson, saudara perempuan nya pun sudah mati bertahun-tahun yang lalu. Dan data semua keluarga Kerringson yang berada di map ini sudah di bunuh semua. Kecuali dua orang ini." Kata detektif dihadapan nya.
"Siapa itu?" Howard berkata serius.
"Denia dan George Kerringson" kata detektif itu serius.
"Siapa mereka?" kata Howard sambil memandang foto gadis kecil cantik berusia balita.
"Kemungkinan dia cucu nya Albert Kerringson, tuan" jawab detektif itu.
Anak yang cantik. Batin Howard. " Asli orang mana?"
"Spanyol" jawab detektif itu.
Howard terdiam. "Sekarang berapa umurnya?"
"Diperkirakan dua puluh enam tahun"
"Cari dia! Dan bawa dia kehadapanku!" Howard berkata marah.
Detektif itu menghela nafas. "tuan, sudah puluhan tahun kita mencari nya, tapi hasil nya tak ketemu. Kerringson pun mempunyai para detektif setia yang menyembunyikan identitas mereka!"
Howard menghela nafas. Kasihan wanita itu, jika harus di bunuh, tapi apa boleh buat? Keluarga Kerringson tak boleh ada yang hidup! Batin Howard mantap.
Mr. Howard memberikan sekoper uang dolar pada detektif yang profesional itu.
"Ini uang hasil usaha mu! Silahkan!" kata Howard. Dia orang yang sangat kaya.
Tujuan utama adalah melenyapkan seluruh keluarga Kerringson. Dan dia merasa sebentar lagi berhasil.
"Terimakasih tuan"
Howard mengangguk. Kemudian detektif itu, pergi meninggalkan ruangan.
☆☆☆☆☆
Shayran Avanaker, model nakal simpanan CEO? Shayran berkata jengkel luar biasa di dalam hati nya ketika membaca berita viral di internet.
Kualat! Wartawan mengejek ku di berita? Mengapa berita macam itu dimuat? Wanita itu terdiam sangat kesal dan malu.
Siapa Mr. Fematson sebenarnya? Kata ka Aryo dia pembunuh? Shayran berkata marah yang meledak ledak dalam benak nya.
Mengingat perkataan ka Aryo. Shayran pun belum berani urusan dengan nya.
Kata ka Aryo dia pembunuh. Mungkin kah itu yang dia lakukan? Membunuh orang? Menghabisi nyawa?
Shayran mengambil HP. Dia mulai googling di internet tentang siapa Arderan Fematson.
Arderan Fematson. Berusia tiga puluh sembilan tahun? Asli prancis, hm majalah bisnis memuat nya sebaagai cover berkali kali? Orang yang kaya raya?
Apa itu? Situs, yang mengatakan dia pembunuh? Shayran membuka sebuah blog. Tak terkenal siapa penulis nya. Hanya blog biasa yang bercerita tentang Fematson.
Shayran membaca blog itu perlahan. Di situ di jelaskan siapa Mr. Fematson sebenar nya. Shayran membaca dengan hati hati isi tulisan itu.
Dia pun kaget.
Organisasi. Sepertinya menarik. Wanita itu menyadari bahwa Arderan memang pembunuh terkenal di kalangan detektif, bahkan intelijen internasional.
Gawat! Batin Shayran kaget. Tapi dia belum percaya seratus persen dengan berita itu. Mungkin blog ini adalah berita bohong untuk menarik perhatian publik? Nama penulis nya saja tak terkenal. Shayran terdiam. Mengamati foto Arderan yang terlihat keren.
.....