Chereads / Aku, Kamu, Dan Jarak (HIATUS) / Chapter 43 - Keberangkatan Aldi..

Chapter 43 - Keberangkatan Aldi..

Sang raja telah menampakkan dirinya dan telah memancarkan sinar agung yang di miliki nya ke seluruh penjuru bumi...

Gelap telah berganti terang..

Malam telah berganti pagi..

Bulan dan kumpulan bintang telah berganti matahari dan kumpulan awan yang indah..

Burung berkicau riang dan berterbangan kesana kemari..

Embun pagi di daun daun..

Angin bertiup kesana kemari menerpa pohon yang kokoh beserta daunnya yang rindang..

Cahaya menyelinap masuk melalui tirai jendela kamar yang di tempati Novi..

Bunyi riuh alarm yang Novi pasang di ponsel canggihnya membangunkan Novi dari tidur nyenyaknya..

Dengan perlahan Novi membuka matanya, menyesuaikan penglihatan nya dengan cahaya yang menerobos masuk ke dalam kamarnya..

Novi mengambil ponselnya dan melihat jam yang berada di ponselnya.. jam menunjukkan pukul 06.20 WIB..

Novi duduk dan melakukan peregangan agar terlihat lebih segar...

Novi berdiri dan membuka tirai jendela. Dia melihat pemandangan yang indah dari atas sana..

Banyak orang berlalu lalang.. banyak orang yang sedang berolahraga dan juga ada orang yang sedang berjualan..

Novi keluar dari kamarnya dan menemui bibi..

"Bik, Joni belum bangun ya?" Ucap Novi yang tiba-tiba kepikiran akan Joni..

"Belum non.. kemarin den Joni tidur jam 2 subuh" ucap bibi yang kemarin melihat Joni masih mengerjakan tugasnya di ruang belajar..

"Astaga, iya ya tugas Joni.. yaudah bik, aku coba cek Joni dulu ya" ucap Novi terburu-buru dan meninggalkan bibi di meja makan.. dia teringat bahwa kemarin dia tertidur lelap di meja belajar Joni.. dan kenapa tiba-tiba dia bisa berada di kamar.. dia ingin menanyakan ini kepada Joni..

Klekkkk...

Pintu ruang belajar Joni terbuka..

Novi melihat wajah Joni yang damai saat tertidur lelap..

Perlahan Novi masuk dan mengecek semua tugas Joni yang kemarin di tinggal tidur olehnya..

Dan benar saja apa yang di katakan bibi kepadanya..

Joni mengerjakan semua tugasnya dengan baik.. bahkan tugas yang belum sempat di selesaikan Novi pun telah selesai di kerjakan oleh Joni..

Novi perlahan melangkah ke arah Joni yang sedang terlelap..

"Huhh.. gue gak akan memandangin lu lama-lama.. gue tau lu pasti udah bangun.." batin Novi mengingat kejadian dulu saat Joni menginap di kost-kostan nya dulu.. dia merasa sangat malu akan hal itu.. dan sekarang Novi tidak akan membuat dirinya malu untuk kedua kalinya.. cukup sekali saja.. Novi melangkah pasti kearah Joni dan mulai menggoyangkan tubuh Joni secara perlahan..

"Woe Jon bangun woe.. udah jam berapa ni" ucap Novi sedikit keras..

Joni hanya berdehem tanpa membuka matanya..

"Jon.. bangun sarapan woe.. udah siang" ucap Novi lagi membangunkan Joni tetapi kali ini Novi mengguncang tubuh Joni sedikit keras agar Joni terbangun.. tetapi Joni tetap tidak terbangun dari tidurnya..

"Apa jangan jangan Joni kecapekan kali ya? Secara kan dia tidur jam 2 dan ini baru jam 6 lewat.. ya udah deh bentar lagi gue bakal panggil lu bangun lagi" ucap Novi pelan dan berfikir..

Akhirnya Novi memutuskan untuk membangunkan Joni sebentar lagi.. dia melangkah keluar, tetapi sebelum dia benar-benar keluar.. dia mengambil beberapa bantal dari sofa yang ada di ruang belajar Joni.. Novi mengangkat kepala Joni yang berada di atas meja tanpa di alasi apapun.. dia meletakkan bantal tersebut di atas meja dan kembali memposisikan kepala Joni seperti semula.. dan bantal lainnya di letakan Novi di punggung belakang Joni.. setelah melakukan semua itu.. Novi benar-benar keluar dari ruangan belajar itu..

Tin..tin.. waktu menunjukkan pukul 06.35 WIB..

Mobil Aldi telah terparkir sempurna di halaman depan rumah Puput..

Dan Puput telah siap untuk mengantar Aldi ke bandara..

Mereka berdua berpamitan kepada orang tua Puput..

"Kamu hari ini pindah ke kostan kan put?" Tanya Aldi basa basi.. kali ini mereka tidak berdua di dalam mobil, karena ada supir pribadi Aldi yang hari ini khusus Aldi siapkan untuk mengantar Puput ke kampus..

"Hmmm. Iya Al, kasihan Novi sendirian di kost-kostan.. gak tega aku ninggalin dia lama-lama" ucap Puput terlihat sedih karena merasa sangat kangen dengan sahabat karibnya itu...

"Ya udah.. kamu hari ini pulang jam berapa? Nanti aku suruh supir buat jemput kamu dan nganter kamu balik ke kostan" ucap Aldi perhatian..

"Ohh ga usah Al.. nanti aku minta bantuan Joni aja gapapa kok" ucap Puput menolak dengan halus tawaran Aldi karena dia sangat tidak enak hati untuk menerima bantuan Aldi terus menerus apalagi Aldi telah banyak membantu pengobatan sang ayah tercinta..

"Beneran gapapa? Kalau ada apa apa kabarin aku ya put" ucap Aldi pengertian.. sebenarnya Aldi tidak mengkhawatirkan Puput karena dia sudah menyiapkan mata-mata dan juga bodyguard tersembunyi yang bertugas khusus untuk menjaga dan mengawasi Puput..

"Iya aku gapapa kok" ucap Puput

Setelah mengucapkan semua itu.. mobil menjadi hening.. sang supir melihat Aldi dan Puput dari kaca spion..

"Selama saya jadi Supir pribadi tuan Aldi.. baru kali ini saya lihat tuan sangat perhatian dengan seorang perempuan, apa jangan-jangan tuan jatuh cinta kepada gadis ini? Ini kabar yang baik" batin sang supir sambil tersenyum dan masih melihat ke arah belakang melalui spion..

Aldi yang memiliki rasa was was merasa di perhatikan.. dan benar saja, sang supir tengah memperhatikan mereka berdua melalui kaca spion..

Aldi berdehem "Pak, fokus nyetir aja" ucap Aldi dengan pandangan ke depan..

"Baik tuan..."

Perjalanan ke bandara di iringi dengan keheningan dari kedua belah pihak.. baik Aldi maupun Puput sama-sama tidak ingin berbicara terlebih dahulu..

Tak lama kemudian mereka telah sampai di bandara Soekarno Hatta..

Sang supir membantu Aldi untuk menurunkan semua barang bawaannya..

Sedangkan Puput tengah berdiri menunggu Aldi..

Saat barang sudah selesai di turunkan.. sang supir kembali masuk ke dalam mobil.

"Hmm Al.. kamu hati-hati ya" ucap Puput ragu-ragu..

"Ahh iya Put, aku akan berhati-hati.. kamu juga, jika terjadi sesuatu cepat hubungi asisten ku" ucap Aldi yang kemarin sempat memberikan nomor telepon asisten pribadinya..

Puput mengiyakan dan tersenyum..

"Yaudah gih kamu masuk.. nanti telat ke kampus.." ucap Aldi ramah dan perhatian..

"Hmm..Andaikan Aldi itu Jerry.. pasti aku sudah sangat bahagia, Jer.. apakah kamu masih ingat aku di sini?" Batin Puput sedih mengingat kenangannya bersama Aldi di bandara ini juga..

Tetapi Puput berusaha tidak bersedih di depan Aldi..

"Ya udah kalau gitu aku duluan ya. Kamu hati-hati Al.. kalau udah nyampe kabarin aku ya" ucap Puput kembali dengan perhatian..

Aldi tersenyum dan mengangguk lemah..

Puput masuk ke dalam mobil.. dan Aldi berbicara kepada sang supir pribadinya..

"Pak.. bawa mobilnya hati-hati ya, fokus ke jalan pak" ucap Aldi sedikit menyindir sang supir karena masalah tadi..

Sang supir tertawa dan mengangguk..

"Ya udah put.. kamu baik-baik ya di sini.." ucap Aldi sebelum dia benar-benar pergi ke Australia

Puput mengangguk dan Aldi menyuruh sang supir untuk mengantarnya ke kampus..

Mobil yang di kendarai supir telah berjalan menjauh dari bandara dan Aldi telah memasuki bandara..

"Aku gak akan membiarkan Puput terluka lagi, Jerry aku datang" ucap Aldi sungguh-sungguh dan mulai menunggu keberangkatannya..

Sekarang Novi telah berhasil membangun kan Joni..

Mereka sedang berada di meja makan dengan wajah Joni yang terlihat masih mengantuk..

Mereka selesai makan dan segera bersiap untuk berangkat ke kampus.. karena cuaca panas, Joni memilih untuk membawa mobil ke kampus..

Mereka bersiap-siap dan berangkat bersama..

"Eh Jon.. hari ni Puput ke kampus gak ya?" Ucap Novi membuka pembicaraan di dalam mobil..

"Hmm gatau.. coba aja lu tanya sama dia" ucap Joni yang terlihat mengantuk.. dia mengambil botol yang berisi kopi dan meminumnya.. tangan satunya memegang botol dan tangan satu lagi di pakai untuk memegang stir mobil..

Novi mengambil ponselnya dan mulai membuka aplikasi WhatsAppnya untuk bertanya kepada Puput..

"Put, lu hari ini ke kampus gak?" Tanya Novi..

"Kampus Nov.. ini lagi di jalan"...

"Oke, hati-hati lu put" ucap Novi..

"Sip"..

Wajah Novi terlihat bahagia..

Tring..

Sebuah SMS dari nomor yang tidak di kenal masuk ke dalam ponsel Novi..

Novi bingung siapakah pemilik nomor tersebut.. Novi tidak mengenalinya dan bertanya kepada Joni..

"Jon, lu tau gak ini nomornya siapa?" Ucap Novi sambil menunjukkan nomor yang berada di ponselnya..

Joni melihatnya dan memperlihatkan nomor tersebut.. dia juga tidak mengenali nomor tersebut.. Joni menyuruh Novi untuk membalas pesan tersebut..

"Iya ini gue Novi.. lu siapa ya?" Balas Novi penasaran..

"Saya Angga, asisten pak Aldi.. saya di tugaskan pak Aldi untuk membantu mbak Novi mengerjakan tugas kuliah" balas asisten Aldi yang bernama Angga..

Novi memberitahu Joni bahwa asisten Aldi yang mengirim pesan itu untuknya..

"Asisten Aldi? Cewek cowok?" Ucap Joni yang terlihat cemburu..

"Cowok Jon.. namanya Angga" ucap Novi..

Joni tidak merespon.. terlihat raut tidak senang dari wajah Joni..

Angga akan membatu Novi mengerjakan tugasnya di sebuah restoran pada pukul 2 siang..

Dan kebetulan Novi tidak ada kelas pada siang hari di karenakan dosen yang mengajar tidak masuk karena sakit...

Novi memberitahu Joni tentang hal ini.. dan lebih sialnya lagi.. Joni ada kelas siang dan Joni tidak bisa menemani Novi untuk bertemu orang yang bernama Angga itu!!..

"Bisa gak ketemuan jam 4 aja.. gue ada kelas jam 2" ucap Joni yang meminta Novi mengundurkan jam pertemuannya...

"Gapapa.. gue bisa pergi sendiri kok" ucap Novi yang tidak ingin merepotkan Joni..

"Gak.. gue anterin" ucap Joni mantap dan raut wajahnya terlihat tidak senang..

Novi melihatnya dan tidak ingin membuat Joni marah.. jadi Novi memutuskan untuk berbicara kepada Angga tentang pengunduran jam pertemuannya dan beruntung saja Angga tidak keberatan akan hal itu..

sedangkan di Australia..

Jerry dan Angel pergi ke kampus bersama-sama..

saat telah sampai di kampus Jerry mengeluarkan ponselnya dan menelepon Puput..

Puput mengangkat nya..

"iya jer, ada apa?" ucap Puput..

"kangen.. oh ya aku mau ngomong sesuatu sama kamu" ucap Jerry antusias..

"oh ya? ada apa?" ucap Puput penasaran..

"Hmm.. aku sama Angel udah gak tinggal satu apartemen lagi.. kemarin aku udah bilang sama dia dan dia setuju.. kamu gak marah kan" ucap Jerry panjang lebar.. dia juga menceritakan semua peristiwa nya kepada Puput..

Puput merasa sangat senang akhirnya Jerry tidak tinggal 1 rumah bersama perempuan lain.. ya walaupun perempuan itu masih menjadi tetangga Jerry.. tetapi Puput tidak mempermasalahkan itu, yang penting mereka tidak berada di satu ruangan..

Percakapan mereka hanya sebentar karena Jerry harus memulai kelasnya dan Puput juga telah sampai di kampus..

Puput mengucapkan banyak terimakasih kepada pak supir..

"Gapapa non.. ini udah jadi kewajiban saya" ucap sang supir ramah..

Puput tersenyum dan keluar dari mobil..

"Aku kangen kampus ini" ucap Puput tersenyum dan mulai melangkah masuk ke kampus..

kebetulan sekali Joni dan Novi juga telah sampai di kampus..

Novi memeluk erat Puput.. dia sungguh kangen tinggal bersama Puput..

Puput tersenyum dan kembali membalas pelukannya..

sedangkan Joni hanya bisa melihat keakraban mereka saja.. mereka masuk ke kampus dan berpisah untuk masuk ke kelas masing-masing..

Saat Jerry memasuki kelasnya.. wajahnya terlihat sangat bahagia...

Yuki melihat dan menghampirinya..

"gimana jer? udah selesai masalahnya?" ucap Yuki "udah, makasih ya saran kamu kemarin" ucap Jerry bahagia..

Yuki tersenyum dan ikut bahagia karena masalah Jerry telah selesai..

jangan di tanya apakah Yuki suka dengan Jerry.. jawabannya pasti Iya.. tetapi Yuki tidak seantusias Angel..

Angel melihat keakraban Yuki dan Jerry,

"Sejak kapan Yuki dan Jerry begitu akrab?" batin Angel melihat keduanya sedang tertawa bersama..