Menghilangnya Rindu cukup membuat mama Widya sangat panik dan bahkan berani menyewa orang untuk mencari, semua dilakukan sebagai perwujudan kasih sayang terhadap menantu.
Kepulangan Randu yang membawa uang satu koper penuh bertumpukan harta menjadikannya semakin sombong, tak hanya itu saja mengenai perihasan beberapa wadah telah dibawa juga.
Randu memanggil istrinya berulang-ulang kali biasanya langsung menyaut dan mendengar, bahkan ketika dirinya keluar dari hotel menanyakan status istrinya sudah check out.
Tentu dalam pikir Randu sang istri pulang ke Surabaya dan mengikuti kemauannya mengenai tidak bertemunya dengan orang tua di kampung, ia juga berharap masih ada kesempatan lagi dan lagi memanfaatkan situasi itu.
"Rindu, Rin. Istriku, Rin."
Mama Widya yang malah datang langsung menampar anak laki-lakinya itu, ia cukup kesal karena Randu telah membuat menantunya pergi dari rumahnya itu.