~Takdir. Siapa yang tahu tentang takdir manusia. Tidak ada yang tahu dan tidak akan ada yang bisa menebak apa yang akan terjadi. Begitu pula dengan pertemuan kita.~ Gibran.
Sang pembawa acara mulai menerangkan bahwa acara pertama diubah menjadi acara potong kue terlebih dahulu, setelahnya baru permainan Challenge. Karena kesalahan sang pembawa acara, membuat para undangan melempar seruan sehingga membuat sang pembawa acara malu karenanya. Namun, para tamu sebenarnya hanya menggoda karena mereka juga paham kesalahan bisa saja terjadi dimanapun dan kapanpun tanpa diduga dan diminta.
"BAIKLAH, MARI KITA PERSILAHKAN MBAK GITA ABRAHAM SANJAYA UNTUK NAIK KE PANGGUNG," ucap sang pembawa acara dengan lantang.