Chereads / Dendam dan kesempatan ke dua / Chapter 8 - 8. rahasia (2)

Chapter 8 - 8. rahasia (2)

pagi hari turun hujan sangat deras untung nya Hana dan Laura sudah sampai di sana ,kedua nya masuk ruang kelas seperti biasa hari ini adalah jadwal nya dosen Andi ,Laura hanya fokus melihat dosen nya ,lalu Hana menepis tangan sahabat nya agar ia konsen pada pelajaran ,Laura sebal lalu kembali ke mata pelajaran ,jam istirahat tiba semua nya keluar , Laura bergegas pergi ke kantin sedang Hana pergi ke perpus ,ia ingin menambah pelajaran yg ketinggalan karena cuti sakit ,Hana duduk tengah asyik ia membaca buku ,tiba² seorang pria mendekati tak lain adalah Rama ,Hana terdiam sorot mata Hana sangat tajam ,ia kembali membayang kan diri nya di sekap ,di siksa oleh pria yg ada di hadapan nya ....

" kau cantik hari ini . .!!" ...

" boleh aku , duduk ,,..!"" ..Hana hanya diam lalu kembali membaca buku tanpa menggubris orang di depan nya ,lalu Rama duduk berhadapan ,ia memperhatikan wajah sayu itu dengan seksama lalu terhenti saat diri nya melihat bibir mungil ,kembali ia terbayang saat ia mencium bibir gadis itu ,,

" ice cream ...!!" kata Rama terdengar pelan , Hana terhenti membaca lalu ia beranjak tapi lengan nya sudah di cekal lebih dulu oleh Rama ...

" jangan buru² ,kau mau kemana ,,,??" ..

" maaf , jika kau menginginkan duduk di sini , aku akan mencari tempat lain ...!!'' jawab Hana . Rama tidak senang lalu ia berdiri menarik paksa gadis itu keluar dari perpus ,semua orang menyaksikan dan tak ada satu orang pun yg berani menolong nya ,Hana berontak kali ini apa lagi yg akan di lakukan Rama padanya kenapa ia sangat senang menyiksa gadis ini pikir orang yang di sana ...

Rama membawa Hana menuju atap gedung kampus ,tiba di sana ia melepaskan cengkraman nya Hana menahan sakit . pria itu mendekat perlahan dengan tatapan mata yg tajam ia mendekat kan wajah nya pada gadis itu ...

" kau keras kepala ,sampai kapan kau terus melawan ku ,, menyerah lah maka kau akan selamat dan aku tidak akan menggangu hidup mu lagi ..."..

" kau gila , ,, aku harus menyerah kata mu ,menyerah demi apa ,demi membiar kan mu semena² ,begitu ...??"...

" kau tidak tahu ,banyak orang di sini bertahan demi cita² nya ,,bertahan untuk mengejar impian nya ,lalu kau datang dan menebar ketakutan pada mereka ,kau tidak tahu malu Rama ,seharusnya kau lebih dermawan karena kau ...!!" ..belum selesai Hana bicara ,Rama mendorong tubuh gadis itu ke dinding dan ia mencium bibir Hana dengan paksa ,Hana melotot ia mendorong tubuh Rama dengan kuat namun tenaga wanita pasti kalah dari pria ,Hana hanya bisa menangis , lama sudah Rama menciumi Hana ia lalu melepaskan tubuh lemah itu ,ada sedikit rasa bersalah dalam hati nya ,tapi tak ia gubris ia hanya tersenyum sinis melihat Hana terkulai lemah dengan berurai air mata ,.

" sudah ku bilang ,menyerah lah dan turuti perintah ku ,," dengan sombong nya Rama mengangkat dagu gadis itu , Hana berpaling ,Rama beranjak lalu pergi meninggalkan Hana sendirian . Rama turun ia berpapasan dengan Adrian ,Rama hanya mengangkat bahu tak peduli dengan apa yg terjadi ia melanjutkan langkah nya turun dari atap . Adrian penasaran dengan cepat ia berjalan lalu menoleh ke arah samping tampak Hana menangis tersedu ,Adrian menghampiri ,...

" Hana ,are you ok ...??" tanya Adrian .,Hana hanya diam ,tak kuasa melihat gadis itu menangis Adrian memberanikan diri memeluk tubuh gadis itu ,ia berpikir mungkin dengan pelukan bisa sedikit meredakan kesedihan nya . Hana terus menangis sampai akhir nya terhenti mungkin karena lelah ia tertidur ,Hana tidur dengan pulas nya di bahu Adrian , Hana terbangun perlahan ia membuka mata sudah hampir malam pikir nya ,lalu ia menoleh ,ia terkejut seorang pria nampak tertidur dengan bersandar ke dinding ,Hana mencoba mengingat pria itu ,pria yg pernah menolong nya ,ia menatap dan tersenyum ,perlahan Adrian membuka mata ,Hana berpaling ia pura² bingung

...

" kau sudah bangun ,,,??" tanya Adrian pelan ..

Hana dan Adrian saling menatap lalu Hana tertunduk .Adrian kemudian membuka percakapan di keheningan ..

" Hana , maaf kan teman ku karena sudah banyak menyusahkan mu ,sebenar nya dia orang baik ,dia bertingkah seperti itu karena dia terlalu di manjakan orang tua nya ,tapi sebenar nya dia adalah orang yg kesepian ,,,!!" tutur Adrian pelan , Hana hanya diam ia berpikir baik dari mana nya yg ia tahu pria itu sering menyiksa nya ...

" kau tahu Hana ,aku punya rahasia dan hanya kau yg tahu soal ini tidak ada orang lain ,seperti nya Rama menyukai diri mu ...!!" celoteh Adrian , Hana mengangkat kepala ,ia bingung kenapa Adrian berkata demikian ,..

" kau pasti bingung kan ,,?" Adrian tersenyum

" kau nanti akan tahu sendiri jawaban nya ,sekarang aku akan mengantar mu pulang ,mari ,,,!" ...Adrian membantu Hana berdiri lalu bergegas meninggalkan tempat itu .dalam mobil Hana masih bingung dengan perkataan Adrian ,ia makin tidak mengerti dengan Rama antara menyiksa dan menyukai diri nya ,apakah seperti itu cara laki-laki di sini menyatakan perasaan nya sungguh aneh pikir Hana ...

Hana sampai di asrama ,ia berterima kasih pada Adrian yg sudah bersedia mengantar nya ,Hana pamit untuk masuk ,dan Adrian pamit untuk pulang ,Hana masuk kamar ia sangat lelah kemudian ia membersihkan diri untuk melaksanakan kewajiban nya ,dalam sujud nya ia memohon pada Tuhan agar di beri kesabaran untuk menghadapi ujian dalam hidup nya .selesai berdoa Hana bergegas untuk tidur pikiran nya melayang pada kejadian hari itu ,saat bertatapan ia melihat sorot mata Rama begitu tajam tak ada rasa suka ia hanya merasakan aura Rama begitu menakut kan , ia teringat pada Adrian pria tampan dan memiliki hati yg hangat ,ia berpikir andai kan yg menyukai nya itu adalah Adrian tentu itu akan menjadi hal yg membahagiakan bagi nya ,pikiran Hana terus melayang, lalu rasa kantuk pun tak bisa di tahan nya , ia tertidur sangat pulas ...