Tawa Wiyana seakan sangat mengejek Haidar yang sejak tadi memejamkan matanya, pria itu tak berani membuka mata melihat dunia untuk sekarang ini.
"Hei, kenapa terus menutup mata. Lihat lampu lampu di bawah terlihat indah dari sini," ungkap Wiyana berusaha meyakinkan Haidar.
Alih alih membuka mata, Haidar malah menggeleng saja membuat bando yang di kepalanya ikut bergerak juga.
Ah, Wiyana jadi gemas melihatnya.
"Ya, sudah."
"Tante," panggil Ken menarik perhatian Wiyana, bocah itu duduk tepat di samping papanya dan berhadapan dengan Wiyana.
"Ya?"
Ken memberikan kode untuk Wiyana mendekat dengan tangannya, walau Wiyana mengerutkan dahinya karena penasaran. Dia tetap memajukan kepalanya guna menuruti keinginan bocah itu.
Ken mengelurkan sesuatu dari balik jaketnya, dan itu sebuah bando berwarna putih dengan hiasan mutiara mutiara di sepanjang bando. Terlihat manis sekali walau bukan benda mahal, tapi ketika Ken letakkan di kepala Wiyana.