Chereads / Fantasi: Aliza / Chapter 20 - Chapter 20

Chapter 20 - Chapter 20

Aliza yang masih terpaku dan kagum akan perubahan sifat Abraham membuatnya semakin bertanya-tanya.

"Apa yang terjadi?"

"Apakah ini nyata?"

"Bagaimana bisa ini terjadi begitu saja?"

Pertanyaam itu terus muncul dipikiran Aliza membuatnya tak mengindahkan panggilan Nandez dan Abraham. Pertanyaan itu seolah-olah bertanya pada keadaan yang terjadi. Ini adalah hal yang mungkin mustahil ada di dunia nyata dan ini speeti hipnotis otomatis pada waktu dan tempat tertentu. Apakah para ilmuwan bisa menjelaskan perubahan dalam diri Abraham? Entah apapun itu yang pasti ini ada orang yang sengaja membuat Abraham seperti ini. Di tengah-tengah memikirkan itu semua tiba-tiba...

"Aw", kata Aliza sambil mengusap-usap kepalanya yang terantuk badan Abraham.

"Kenapa sih lu berenti gitu aja?", tanya Aliza dengan posisi yang sama yaitu mengusap-usap kepalanya sambil menatap Abraham.

"Ya lu yang kenapa diajak ngobrol ga nyahut dipanggil juga diem aja", jawab Abraham.

"Ya maaf", jawab Aliza memohon.

"Sakit?", tanya Abraham tiba-tiba.

"Ya sakitlah kena accessoris tas lu yang keras itu", jawab Aliza dengan ketus.

Mereka bercakap-cakap sambil melanjutkan perjalanan mereka. Abraham yang mengetahui jawaban Aliza tadi tertawa dan kemudian mengelus-elus kepala Aliza sambil berjalan bertiga.

Akhirnya mereka sampai di rumah Abraham. Rumah Abraham gak kecil dan juga gak besar. Rumahnya sederhana dan memiliki halaman yang lumayan luas. Rumahnya asik dan rindang. Gue bisa betah disini gak pulang-pulang wkwkwkwk.