BAB: 2 Kelahiran dan kematian
Sibayi yang baru lahir.
Sendirian di gua kristal riak wajah seperti menangis namun tiada suara terdengar..
10 hari telah berlalu, semenjak kelahiran nya namun sibayi sudah bisa duduk dan merangkak.
Sibayi yang belum tahu apa apa merangkak menuju pintu gua. Insting nya membawa dirinya keluar gua.
Di pintu gua tiba tiba sibayi terjatuh menggelinding jauh akhirnya berhenti setelah menabrak batu di tepi sungai.
Tak jauh dari sana sepasang suami istri tua yang sedang mencari tumbuhan herba. Mendengar bunyi benda jatuh. Mereka saling tatap tatapan apakah itu pikir mereka
Si nenek yang bernama nini mendekati asal bunyi suara.
Setelah tiba di tempat nek nini terperanjat sambil membeliakan mata..
Kake kemari katamya.. lihat itu anak siapa?
Kake berlari menuju nini berhenti di samping nya.
Ahhh...
Anak bayi katanya.
Si kakek keheranan
Di hutan ini mana ada perkampungan bagai mana bayi ini bisa berada di sini, kata kake ke nini.
Sinini yang juga keheranan cepat cepat mendekati bayi itu.. matanya melihat sibayi yang pusatnya masih melekat ke ari ari itu mencoba menggendong nya.
Si kake berkata nini apa yang kau lakukan?
Sinini menjawab kasihan bayi ini. Di manakah orang tuanya?
Si kake melihat kekiri kekanan sambil berkata
Ayo nini kita cari ibunya di sekitar sini.
Setelah setengah hari mencari mereka tak menemukan Siapa siapa..
Si kake berkata pada nini.. tiada siapa siapa disini ayo lah kita pulang sebentar lagi matahari akan menghilang.
Sinini yang sudah keletihan menganggukan kepala.
Ayo lah kake besok kita cari lagi katanya.
Ketika matahari benar benar mengilangkan cahayanya kake dan nini akhirnya sampai di pondok tempat tinggal mereka.
Setelah membersihkan diri dan memandikan bayi sinini memanggil kake.
Kake sini katanya.
Ini ari ari kok gak bisa di lepas? Katanya lagi
Sikake juga merasa aneh bayi ini sudah bisa duduk tapi ari ari nya masih segar dan masih memberi nutrisi kepada si bayi..
Sinini memerhatikan dengan rasa penuh keheranan.
Kake.!!
Lihat sini katanya..
Anak ini memiliki 2 kemaluan katanya lagi..
Sikake menghampiri..
Hanya bisa menggaru garu kepala sendiri..
6 bulan berlalu ari ari itu telah mengering dan lepas sendiri. Sikake menguburkan ari ari itu di belakang gubuknya.. dan si bayi itu sudah bisa berjalan dan berlari lari.. anak ini memang ajaib gumam si kake.
Dikota kuno di kerajaan kaki lanka.
Raja taring 9 sedang mempersiapkan kelahiran anak dari selirnya yang bukan berdarah manusia.
Dan kelahiran itu juga bersama ke anehan.. kabut hitam bersama petir dan kilat hitam juga berdentum menggegarkan istana.
Setelah kelahiran anaknya raja taring 9 tersenyum bangga, ini adalah anak yg akan mengegerkan dunia dengan kekuatan yg tidak berbatas..
Raja taring 9 telah mengunakan segala cara untuk memperkuat calon anaknya, mulai dari sperma hingga menjadi janin dan menjadi bayi yang sempurna.
takdir ku aku yang mengaturnya katanya..
Hahahahah...!!
Tapi tetap terlihat garis ke kuatiran di wajahnya..
10 tahun yang lalu.
Ketika ramalan dari aki agung penguasa kegelapan.
Membuat tak nyaman hidupnya .
Di katakan sebuah kelahiran akan memusnahkan kekuasaanya.
Dan sebuah kelahiran lagi akan memperkuat kekuasaanya..
Dan kelahiran itu terjadi tepat ketika pancaran cahaya keemasan dari surga mencapai permukaan dunia.
Kejadian itu hanya berlaku 00.1 detik saja, tapi petandanya adalah ribut petir tanpa henti selama bayi itu masih dalam kandungan..
dan sang raja mengunakan segala kekuatanya untuk menghentikan kelahiran itu
setiap kali ribut petir tanpa henti, raja akan menyuruh semua tabib dan ahli sihir untuk menggagalkan setiap kandungan di seluruh wilayahnya kekuasaanya..
Berbalik kepada bayi raja taring 9.
Anak aneh ini juga mempunyai kelainan.
suhu sejuk beku nya amat mengerikan dan aura dingin berkabus hitam terus menemaninya selama 30 hari..
raja taring 9 tersenyum gembira keyakinan nya mengukuh bahwa ramalan itu harus tunduk juga di depanya..
kelahiran kedua telah nyata..
10 tahun telah berlalu.
Di pinggiran kota kuno kerajaan kaki langka.
Seorang anak tertatih tatih berlari.
Berusaha sekuat tenaga melarikan diri dari anak anak nakal yang mengejarnya.
Terjatuh tersandung namun tetap bangkit lagi berlari lagi.
Sambil menoleh ke belakang, anak ini tak sengaja menabrak seorang pengawal iringan kereta bangsawan..
bruk.!!.
Bunyi hentaman menghentikan perjalanan kereta bangsawan..
Kurang ajar,!!
Suara herdikan Bergetar kuat..
Si pengawal dengan mata merah mengangkat anak itu dan melemparkan nya kesebatang pohon..
Brukk..!!
Sianak meringis kesakitan tanpa suara ataupun perkataan..
Anak anak nakal yang mengejar pun lari pontang panting ketakutan.
Dari tirai kereta seorang anak menoleh sambil tertawa..
Hajar lagi paman teriaknya..!!