Di bawah teriknya sinar matahari, Sari berjalan menembus ramainya penonton yang menyaksikan acara balapan. Di hari minggu ini, ia bekerja sebagai seorang SPG dari perusahaan rokok yang mengadakan event. Gadis itu mengenakan kaos putih oblong berwarna putih, jins berwarna hitam dan sepatu kets berwarna putih. Seperti biasa, rambutnya di kuncir asal dengan make up yang tipis. Di tangannya membawa satu pak rokok untuk ditawar-tawarkan ke penonton.
"Kak, rokoknya, Kak?"
Ia menawarkan pada laki-laki yang merangkul seorang wanita yang berdiri di pinggir jalan yang dilalui pembalap. Suara bising dari banyaknya sepeda motor yang ikut balapan terdengar nyaring di telinga.
"Nggak Dek, makasih."