"Kau darimana saja, gadis nakal!" gerutu Arsen kesal.
Bagaimana dia tidak kesal, Sofia sedari sore tidak bisa dia hubungi. Membuat Arsen merasa sedikit khawatir. Ingat, hanya sedikit. Karena dia tahu, bagaimana tingkah polah seorang Sofia. Arsen justru lebih khawatir dengan kehidupannya, dengan adanya Sofia di dekatnya. Pasti akan ada kekacauan yang timbul akibat ulah adiknya itu.
Seperti malam ini, Arsen baru kembali dari rumah sakit. Dia salah satu dari dua lift yang bisa mengantarnya ke lantai teratas apartemen. Dan baru saja Arsen melangkah keluar, setelah lift berhenti di lantai yang dia tuju. Hampir bersamaan, Sofia keluar dari lift yang satunya lagi. Terlihat adiknya itu baru pulang. Entah darimana. Yang jelas, membuat Arsen kesal setengah mati hanya dengan cengiran di wajah Sofia.