"Kenapa harus menyesal?" wanita itu berusaha menjawab sesantai mungkin. Ia tak ingin terlihat sendu dengan kabar ini.
"Mas saga kan pilih orang lama sebab orang baru yang diajaknya menjalin kasih tak pernah menerima kehadirannya."
why do you love
Mantap kali bung! Rupanya asisten itu sudah berani menyentil bosnya. Ines membuang muka tak berani menatap. Ia tahu siapa yang Disha maksud orang baru, haha wanita itu menyindirnya.
Tentu saja, Ineslah orang baru itu, orang yang tak pernah bisa menerima Saga, membuka hati untuk pria itu, atau mengosongkan sedikit saja ruang di hatinya bagi pria itu.
Sulit sekali, sungguh. Rasanya sulit sekali untuk mengakui. Entah betul betul sulit atau sebenarnya ia yang tak pandai mengolah rasa?
"Kamu kenapa akhir-akhir ini kayak lagi nyalahin aku sih, Dis? Seakan bilang kalo apa yang kuperbuat sama Saga dulu itu adalah dosa besar yang nggak bisa diampuni," sungut Ines.