Melihat gadis itu ketakutan malah menyulut emosi nya. Ia seperti merasa kurang bergairah karena tidak ada perlawanan.
Padahal ia ingin membuat gadis itu emang makin menderita pada awalnya.
Namun nyatanya tak sesuai ekspektasi, karena malah ia yang terus tersulut emosi.
Denzel menatap Khaira dengan tajam, sembari mengatur nafasnya.
Denzel mendorong Khaira dan dia berlari meninggalkannya. Begitu ia berjalan keluar dari kampus, Adi memanggil Denzel tampak ia berusaha berbicara dengannya.
Khaira pun berlari melihat itu. Denzel tidak menghiraukan Adi, ia memasuki mobilnya dan mengendarainya dengan cepat, melihat itu Adi tampak panik, Khaira yang juga panik ikut masuk ke mobil Adi. "Sayang, jangan ikut biar Papa saja yang pergi,"
"Tidak, dia sedang tidak ada dalam keadaan baik, aku rasa dia memiliki masalah dengan emosinya namun dia tidak memukul perempuan," ucap Khaira.
Mendengar penjelasan putrinya Adi mengiyakan, sebari mencerna ucapan Khaira yang tidak ia mengerti.