Kau menolaknya?" tanya Arion lagi. Ia sukses membuat Luna semakin kokoh dalam diamnya. Gadis itu mulai menundukkan pandangan matanya sekarang ini.
"Maafkan aku, Axe. Aku tak bisa membuat dirimu lega," ucap Luna melirih. Perlahan-lahan gadis itu mengeluarkan kotak kecil yang diberikan Arion padanya kemarin. Luna mengembalikan hadiah itu bersama dengan mengembalikan perasaan Arion padanya.
"Inilah keputusanku. Aku harap kau mengerti," tuturnya dengan lembut.
Arion tersenyum tipis. Kepalang mengangguk dengan ringan. "Karena Mr. Ge bukan?"