"Bukan salahku. Karena aku tidak pernah menerimanya,"
[ "Maka pada surat kedua ini. Saya masih ingin menyampaikan ketulusan saya yang entah apakah akan sampai pada Anda atau tidak ditanggapi," ]
Sedikit memiringkan kepala. Monna mendumel.
"Dia sedang menuliskan kemarahannya?"
Kembali membaca dan semakin malas membalasnya.
Kita lihat, sampai dimana surat ini akan membuatnya langsung dibuang!
[ "Demi untuk memberikan penghiburan yang layak. Saya ingin mengundang Anda pada perjamuan para gadis bangsawan yang sebentar lagi akan di adakan. Bertepatan pada tanggal 5 bulan ini dan diadakan di kediaman Raflentaria. Kami siap berbagi." ]
Sangat terlihat tujuan surat ini ditulis. Monna menggeleng tidak percaya. Ketika seorang putri bangsawan berani menulisnya.
"Gadis ini ternyata kurang mendapatkan pengajaran sopan santun yang ketat dari keluarganya?"
Melirik monna dengan ragu. Lily masih ingat bagaimana kata-kata Cattarina dulu pernah lebih kejam.
@w.e.b.n.o.v.e.l