Anruan hanya menatap ke empat pemuda itu dengan tenang , dan mengangguk sedikit sebagai sapaan . Anruan pikir untuk para orang tua ini , dia masih bisa mengenali dengan baik . Namun untuk para saudara ini , dia masih agak berkonflik.
Melihat jika Anruan sama sekali tidak punya niat menyapa para saudara ini , Fu Zeng batuk sedikit untuk mencairkan suasana yang sedikit halus .
" Kau sudah tidur selama seminggu , para koki sudah memasak banyak makanan untuk makan malam . " kata Fu Zeng
Kemudian dia menatap istri nya , memberi kode dengan mata nya " Ibu mu akan membantu mu membersihkan diri , lalu turun lah untuk makan malam " sambung nya lagi .
" Ya , ya ibu akan menemanimu disini . Bisakah kau berjalan sendiri ? " tanya Qin Wu
Anruan mengangguk sedikit " Tidak apa-apa " Lalu turun dari tempat tidur , mengikuti Qin Wu menuju kamar mandi . Bahkan saat melewati ke empat pria yang masih menatap kosong ke arah nya , Anruan sama sekali tidak melirik mereka sedikit pun dan berjalan lurus ke depan .
Setelah melihat Anruan masuk ke kamar mandi , akhirnya Fu Jian tidak tahan .
" Apa maksud nya ini ? , dia tidak ingin mengenali kita ?! " tanya nya bingung .
Bukan hanya dia , tiga lainnya juga berpikiran sama dengan nya .
" Jangan banyak berpikir , A Ruan perlu beradaptasi . " sela Fu Zeming pada mereka.
" Tapi dia jelas menerima kalian dengan cepat , lalu bagimana dia bersikap berbeda pada kami ? " tanya Fu Jian sedikit kecewa
" Adik mu baru saja kembali , luangkan lebih banyak waktu untuk menemaninya , mungkin dia bisa menerima kalian " lanjut Nyonya tua Fu
" Kalian semua bisa kembali dulu , biarkan anak itu bersiap " kata Fu Zeng pada mereka .
Akhir nya mereka semua meninggal kan kamar Anruan , dan kembali ke kamar masing-masing . Sedangkan Anruan sendiri sekarang berada di kamar mandi mewah , dengan bathtub besar .
Melihat peralatan canggih di kamar mandi , Anruan sama sekali tidak kesulitan bahkan jika ini pertama kalinya dia menggunakan peralatan mandi ini .
Berendam dalam air hangat yang nyaman , Anruan mulai bertanya pada Jiu Jiu " Biasa nya hanya butuh satu hari di dunia luar , dan bertahun tahun berlalu di dalam alam bawah sadar ku . Mengapa kini menjadi seminggu " tanya Anruan bingung .
" Kita terombang ambing di antara ruang dan waktu , bukan hanya kekuatan spiritual yang terkikis , energi mental tuan juga terluka parah . butuh waktu untuk sedikit pulih " jawab Jiu Jiu
" Kita juga harus meningkat kan level Jiu Jiu , untuk memulihkan sedikit energi spritual tuan " sambung nya lagi
" Katamu , butuh banyak uang untuk menaikkan level . Berapa banyak uang , untuk naik level 1 ? " tanya Anruan lagi
" Untuk naik level pertama , diperlukan 10 juta biaya kenaikan " jawab Jiu Jiu
" 10 juta , begitu mahal " gumam Anruan
Setelah menghabiskan bertahun tahun di alam bawah sadar nya , untuk mempelajari semua informasi dunia ini , Anruan bisa dibilang sangat pintar sekarang . Bukan tidak mungkin baginya untuk bekerja , namun usia nya di dunia ini baru 16 tahun . Dan itu masih usia sekolah menengah , Anruan juga yakin jika tidak lama kemudian dia akan memasuki sekolah .
Memikirkan bagaimana mendapat kan uang di usia nya sekarang , Anruan merasa sedikit pusing. Dan itu masih di level pertama , setiap kenaikan level biasanya akan 5× lipat dari level sebelum nya .
Anruan hanya menggelengkan kepala sedikit , masih ada banyak waktu untuk menghasilkan uang . Mari pikirkan perlahan . Anruan kemudian bangkit dari bathub dan berjalan keluar dari kamar mandi dengan jubah mandi di tubuh nya .
Sedangkan Qin Wu yang berada di ruang ganti Anruan , sibuk memilihkan pakaian apa yang akan dikenakan putri nya . Melihat Anruan yang akhirnya datang , Qin Wu memilih sebuah piama bermotif panda yang menurut nya lucu .
" Nah , sayang coba pakai ini " pinta Qin Wu .
Melihat piama lucu di depan nya , Anruan merasa tidak berdaya dan tersenyum lembut " Bu kau bisa turun duluan , aku akan menyusul nanti " kata Anruan tampak tidak berdaya .
" Ibu akan menunggu di luar , cepat pakai dan kita akan turun bersama " tegas Qin Wu
" Okey , bu " Anruan hanya mengangguk kecil sebagai jawaban nya .
Setelah memakai piama itu , Anruan juga mulai mengoleskan berbagai perawatan kulit yang berada di meja rias nya . Ruang ganti nya sangat besar , bahkan lebih besar dari kamar nya , berbagai macam pakaian , sepatu, tas dan aksesori wanita . Semuanya tersusun rapi di sini .
Anruan hanya melirik sekilas pada semua barang itu , bagi nya semua hal yang ada disini tidak ada sersepuluh dari milik nya di istana Penglai . Menyisir sedikit rambut nya , Anruan memilih sendal rumah yang juga bermotif panda . Menatap penampilan nya di cermin , Anruan mengangguk dengan senyum manis di wajah nya " Sempurna " kata Anruan puas.
Anruan berjalan keluar kamar , melihat jika Qin Wu masih berdiri menunggu dirinya . " Bu ayo turun " ajak Anruan
" Putri ku memang cantik , " puas Qin Wu menatap wajah cantik Anruan yang imut dalam kostum panda .
Di meja makan sendiri , seluruh keluarga sudah berkumpul dan hanya menunggu Anruan dan Qin Wu untuk duduk .
" A Ruan , duduk disini " panggil nyonya tua Fu menunjuk bangku di samping nya .
Anruan mengangguk dan dengan patuh duduk di samping nyonya tua Fu " Nenek " sapa Anruan
" Baiklah Ayo makan " kata Fu Zeming memulai.
Melihat banyak makanan di depan nya , Anruan merasa sedikit baru . Lagi pula para dewa dan peri tidak pernah makan . Mereka hanya mengandalkan kekuatan spiritual untuk semua nya , tapi sekarang berbeda . Anruan kehilangan sebagian besar kekuatan spiritual nya , dan tidak ada bedanya dengan manusia normal lainnya.
Selama makan malam , Anruan sangat menyukai makanan nya . Terlihat dari mata nya yang berbinar saat mencicipi salah satu menu " Sangat enak " batin nya
Bahkan jika dia sangat menyukai makanannya , dia tetap terlihat anggun dan elegan tidak merusak etiket nya sama sekali , dia makan dalam diam . Bahkan sumpit nya pun tidak mengeluarkan suara .
Melihat etika makan Anruan , seluruh keluarga sangat puas . Belum lagi identitas bangsawan mereka , mereka takut jika Anruan tidak terbiasa dengan berbagai peraturan keluarga bangsawan . Jadi mereka berencana menghapus semua aturan demi Anruan , tapi yang tidak mereka duga adalah Anruan bahkan lebih memuaskan dari yang mereka duga . Dan mereka merasa puas dan bangga dalam hati mereka " Memang putri keluarga Fu kami " pikir mereka semua.
Anruan makan agak banyak saat ini , dia sama sekali tidak memperdulikan pandangan mereka semua . Baginya makanan ini sangat baru dan lezat , jadi jangan di sia-sia kan .
==========================
Setelah menghabiskan banyak makanan , Anruan merasa sedikit menyesal , karna sekarang perut nya sedikit tidak nyaman dan agak kembung.
" Ayo berjalan-jalan sebentar , " ajak Fu Tianyu keluar .
" Kemana ? " tanya Fu Jian penasaran , Anruan juga menatap nya dengan pemikiran yang sama .
" Hanya di taman belakang , Anruan makan terlalu banyak tadi . Perut nya akan sedikit tidak nyaman " jawab Fu Tianyu.
" Kalau begitu aku ikut ." kekeh Fu Jian
" Okey , jadi bagaiman ? " kata Fu Tianyu lagi sembari menatap Anruan.
" Kalau begitu , pergi " jawab Anruan mengangguk.