"Ah, aku sudah tidak tahan lagi! HYA!!! hentikan senyuman bodohmu itu! Kamu membuatku takut! Ada apa denganmu!" teriak Heru sambil menendang kaleng kosong di dekatnya.
Aku melirik ke arahnya sekilas dan kembali menatap langit yang berwarna biru cerah.
Hari ini terasa begitu berbeda. Entahlah, semuanya terasa begitu indah dimataku. Aku pasti sudah gila
"Heru,"
"Apa?"
"Love at first sight, do you believe it?" tanyaku pelan.
Heru langsung duduk dengan kasar di hadapanku dan menatapku lurus lurus.
"I believe" kataku lagi.
Heru menggelengkan kepalanya pelan dan terkekeh geli.
Ia pun kembali berdiri dan menerawang jauh ke bawah. Ya, karna saat ini kami memang sedang berada di rooftop.
"Jadi kamu sedang jatuh cinta? Pantas saja kamu senyam senyum sendiri seperti orang bodoh begitu. Menggelikan" Heru kembali terkekeh geli.
Masih dengan senyuman yang entah kenapa tidak bisa hilang dari wajahku ini, aku bangun dan berdiri di sebelah Heru.