Kamu makan lah sesuka mu agar tak terlalu kurus, dan bisa kembali kentut" ucap Devan menahan tawa mengucapkan kata yang keluar dari mulut nya.
"Shafa lalu mencari tempat duduk, ia memilih tempat duduk di pojokan. Shafa lalu hendak berdiri untuk mengambil makanan yang di hidangkan secara prasmanan.
Devan menari tangan Shafa dan berbisik di telinga sang istri, "kamu makan lah yang banyak bagar bisa mengimbangi permainan ku nanti malam," kata Devan tiba-tiba yang membuat bulu kuduk di tangan nya kembaliĀ berdiri.
Kata-kata mesum Devan yang tiba-tiba membuat Shafa merasa gugup dan wajah memerah karena menahan malu namun Shafa berusaha menutupi nya. Sejurus kemudian ia mengesampingkan rasa itu dan berusaha cuek atas ulah sang suami.
Ia melangkah ke arah meja di mama berbagai menu makanan tersedia di sana. mengambil makanan yang di sediakan lalu kembali duduk di depan Devan yang telah lebih dulu mengambil makanan dan menikmati nya. Pandangan Devan tak pernah lepas dari Shafa.