"Kak Kin, tunggu!" Mili mendekat ke arah Kin, yang baru saja sampai di kantor.
Kin menatap Mili bingung, karena di memory otaknya tidak tersimpan apapun tentang wanita yang memanggilnya.
"Ma'af, ada perlu apa?" tanya Kin to the point, Kin baru sekali bertemu dengannya waktu ikut meeting bersama Dira. Kin tidak mau dia mencari kesempatan mendekat karena kekurangannya.
"Aku kangen masa- masa kita bersama dulu, tidakkah kakak ingin mengetahuinya? Kakak baru bertemu Dira, tapi aku..."
"Aku tidak peduli." jawab Kin tegas. Matanya menyipit menatap tak suka kepada Mili.
"Berhenti mendekatiku! karena tidak ada sedikitpun yang aku ingat memory tentangmu, apalagi tentang kita." ujarnya lagi, suara Kin datar dan menakutkan.
Aura di sekitarnya menjadi dingin. Mili yang mendengarnya membeku, terdiam seribu bahasa.
"Kalau kau mau membahas pekerjaan, temui Reno! Kalau ada yang perlu di bahas denganku, aku maunya Andrew yang menemuiku." Setelah bicara, Kin berlalu dari hadapan Mili.