Selamat membaca
¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶
Taman Keluarga Wijaya—Tempat Resepsi
Cermin dengan sisi kanan dan kirinya lampu berwarna kuning itu kini mematulkan wajah seorang wanita cantik, tersenyum dengan malu saat bisikan terdengar di telinganya.
Bisikan dari seorang wanita, yang beberapa hari lalu tampak aneh dengan tingkah laku dan juga tatapan yang terkadang membuat salah paham.
Di tenda tempat pengantin mengganti pakaian itu memang ramai, dengan para penata rias yang membereskan barang-barang yang sudah tidak terpakai. Tapi, bisikan dan kekehan keduanya sama sekali tidak ada yang mengganggu.
Jesica adalah yang berbisik, sepupu Queeneira ini duduk bersimpuh di hadapan Queeneira setelah selesai berbisi. Ia memegang tangan si pengantin, kemudian menatap dengan sendu yang tiba-tiba saja terlukis di netra itu.
"Ada apa?" Queeneira bingung, padahal beberapa saat lalu ia mendapati wajah dan bisikan menggoda dari sepupunya.