Chereads / Sajadah Merah / Chapter 144 - episode 145

Chapter 144 - episode 145

Episode 145

Maulana tersenyum mendengar ucapan ayahnya, bagaimana mungkin dirinya tidak akan bersikap baik terhadap seorang wanita yang telah melahirkannya,"ayah, seperti apapun ibuku, aku tetap harus sayang padanya. Apapun yang terjadi, seburuk apapun dia, Cetrine adalah ibuku, dan akau akan selalu menjadi orang yang paling sayang padanya."

"Kau benar, ibu tetaplah seorang ibu tidak akan pernah bisa digantikan," balas Sinya.

"Baiklah, sekarang kita duduk dulu." Maulana mempersilahkan keluarga kecil ayahnya duduk di sofa mewah yang ada di ruang tamu.

**

This is the end of Part One, download Chereads app to continue:

DOWNLOAD APP FOR FREEVIEW OTHER BOOKS