Download Chereads APP
Chereads App StoreGoogle Play
Chereads

Beerus Ultra Ego

The Child of Light

In a world ruled by ambition and cloaked in glass towers, power isn’t always defined by thrones or swords—it’s measured in boardrooms, mergers, and the weight of empires built on fragile egos. Hannah Beaumont and Phillips Grayson were titans in their own right—two brilliant minds, two relentless souls, each determined to outshine the other. They built kingdoms from numbers and strategy, bending the world’s will with nothing more than their signatures. But there was one thing they never planned for: Marianna. Born not out of love, but a moment where vulnerability cracked through ambition, Marianna was supposed to be an afterthought in their empires of control. Instead, she became their universe. Both parents doted on her as if she were the rarest treasure, even while their egos waged silent wars around her. But Marianna was never ordinary. Behind her curious eyes shimmered a light no human should possess. Whispers followed her steps—some called her gifted, others, touched by something divine. What no one knew—not even Hannah or Phillips—was that Marianna wasn’t just brilliant, kind, or unnervingly wise beyond her years. She was something far more powerful: an angel in disguise. This isn’t a story about wealth or corporate conquests. It’s about the extraordinary hidden within the ordinary. A child born of chaos and rivalry, destined to bring balance between worlds both seen and unseen. It’s about the battles she’ll fight—not with swords or strategy, but with compassion, light, and a power no human rivalry can understand. As you turn these pages, you’ll follow Marianna’s journey from boardrooms to celestial realms, where the choices she makes could either save or shatter everything her parents worked for—and everything humanity believes about the divine. Some stories begin with heroes. This one begins with a miracle. Are you ready to witness the rise of The Child of Light?
Celestial_Vibes_03 · 1.5K Views

The Heptagon - Perang di Dalam Bayangan

Siap Larut dalam Keseruannya !!!!! Dukunganmu sangat berarti bagi Author untuk Menghasilkan Karya Original Terbaik dan Menarik Bagi Kalian Semua. Terima Kasih dan Selamat Membaca" Salam Hangat-Author. The Heptagon – Perang di dalam Bayangan Dunia ini dikendalikan bukan oleh mereka yang tampak berkuasa, tetapi oleh mereka yang bergerak dalam bayangan. The Heptagon adalah organisasi rahasia yang memastikan keseimbangan dunia tetap terjaga, tanpa diketahui oleh siapa pun. Thomas dan timnya—Alex, Diego, dan Flynn—adalah bagian dari angkatan “The Revenants”, generasi terbaru yang dilatih selama lima tahun dalam akademi brutal The Heptagon. Setelah melewati ujian hidup dan mati, mereka kini bukan lagi siswa. Mereka adalah senjata yang siap digunakan untuk perang yang tidak pernah diketahui dunia. Setelah kelulusan, mereka diberikan cuti satu minggu untuk kembali ke negara masing-masing tetapi pulang tidak lagi berarti sama. Dunia lama mereka telah berubah, dan mereka sendiri bukan lagi bagian dari itu. Saat masa cuti berakhir, mereka dipanggil ke markas pusat The Heptagon, sebuah pulau buatan di Samudra Pasifik yang tidak ada dalam peta dunia. Di sana, mereka diberikan misi pertama merekamelacak organisasi musuh terbesar Heptagon, The Black Dawn, yang sedang merencanakan sesuatu yang bisa mengguncang dunia. Mereka tidak lagi berlatih. Mereka tidak bisa mundur. Kini, perang di dalam bayangan telah dimulai. Dunia tidak akan pernah mengenal mereka. Tetapi tanpa mereka, dunia ini tidak akan bertahan. #Urban #Organisasirahasia #Mafia #Aksi #NovelMikir
Aljumah_R · 7.5K Views

Jejak Yang Menghilang

Lima tahun telah berlalu sejak dunia Diego hancur. Hari itu, Elian menghilang tanpa jejak—seperti bayangan yang tersapu cahaya pagi. Tak ada peringatan, tak ada pesan perpisahan. Hanya kehampaan yang merayap dalam sunyi, merampas segalanya yang tersisa. Diego mencari. Dari lorong-lorong kota hingga gang-gang gelap, dari reruntuhan harapan hingga batas kewarasan. Namun, semakin jauh ia melangkah, semakin kabur jejak yang ia kejar. Seolah-olah Elian bukan hanya menghilang—melainkan dihapus dari dunia ini. Dan semakin ia mencari, semakin dalam ia tenggelam. Rasa kehilangan itu berubah menjadi obsesi. Obsesinya berubah menjadi kemarahan. Kemarahan itu membakar segalanya. Kota yang dulu menjadi tempat perlindungannya kini terperosok dalam kekacauan. Bangunan runtuh, darah mengotori jalanan, dan bisikan ketakutan menyebut satu nama— Diego Winters. Namun, pada suatu malam yang dingin dan sunyi, sesuatu yang mustahil terjadi. Langit terbelah, udara bergetar, dan dalam sekejap, realitasnya retak. Diego terhempas ke masa lalu. Ia terbangun di dunia yang seharusnya tak lagi ada. Di sana, Elian masih hidup. Namun, sesuatu terasa salah. Elian berdiri di hadapannya, tetapi bukan sebagai adik yang ia kenal. Mata yang dulu penuh cahaya kini suram, kosong. Luka yang tak terlihat menggores lebih dalam daripada yang bisa dijangkau oleh waktu. Diego menatapnya, hatinya berdegup kencang. Apakah ini kesempatan untuk memperbaiki segalanya? Atau ini hanyalah awal dari tragedi yang lebih kelam?
xyztar · 126 Views
Related Topics
More