Download Chereads APP
Chereads App StoreGoogle Play
Chereads

Baca Garis Tangan

Berjuang, Melarikan Diri, atau Membeku: Kisah Sang Penyembuh

``` Apakah kamu pernah bertanya-tanya bagaimana rasanya bangun di tubuh yang bukan milikmu? Tubuh yang jauh, jauh lebih muda? Saya tidak bisa mengatakan bahwa saya pernah memikirkannya secara serius. Itu semua berubah di suatu malam ketika seorang pasien masuk ke UGD tempat saya bekerja dan menembak saya tepat di kepala. Tahu tidak, seandainya dia ingin pendapat kedua, dia cukup minta saja. Tapi itu bukan intinya... Entah bagaimana, saya terbangun di rumah sakit yang asing dengan seorang wanita yang terlihat mencurigakan mirip dengan ibu saya memegang tangan saya dan menangis. Sangat gembira melihatnya, saya membutuhkan beberapa menit untuk menyadari bahwa saya bukan lagi dokter berusia 25 tahun yang sukses di salah satu rumah sakit paling bergengsi di dunia. Tidak, saya adalah seorang gadis berusia 6 tahun yang untuk sesaat... menginginkan ibunya. Ketika kiamat tiba, setiap orang harus menjaga dirinya sendiri. Saya memiliki tiga pilihan: apakah saya akan berjuang untuk apa yang saya inginkan? Apakah saya akan lari dan bersembunyi, atau apakah saya akan membeku ketika setan-setan dari masa lalu saya datang untuk menghantui saya? Kamu mungkin mengenal saya sebagai Penyembuh, tetapi ini adalah cerita saya untuk diceritakan. ------ Fight, Flight, or Freeze adalah novel kedua dalam seri Rebirth in the Apocalypse, kali ini menampilkan Penyembuh: Wang Tian Mu dan para pria di sekelilingnya. Kamu tidak perlu membaca yang pertama untuk bisa mengerti yang ini, dan dia tidak akan selamanya menjadi anak kecil. Li Dai Lu dan para pria di sekelilingnya akan muncul sesekali, tetapi ini benar-benar cerita Wang Tian Mu! Saya harap kamu menikmati! Novel Lainnya: Rebirth in the Apocalypse: Third Time's A Charm (Selesai) Star's Ships (Selesai) Dancing With Monsters (Berlangsung) As Silent As A Mouse (Berlangsung) Temukan saya di Discord: devilbesideyou666 (@Sakura#6289) ```
Devilbesideyou666 · 10.4K Views

The fate of darkness

Laurent bukanlah pahlawan. Dia bukan seseorang yang akan mengulurkan tangan untuk menolong tanpa alasan. Hidup dalam bayang-bayang tragedi masa kecilnya, ia tumbuh dengan luka yang tidak pernah sembuh-dendam yang terus membara. Kehilangan kedua orang tuanya di tangan Elric, sahabat yang berkhianat, meninggalkan luka yang lebih dalam dari sekadar kematian. Namun, hidupnya berubah lebih buruk ketika kekuatan gelap yang tak terkendali mulai mengalir dalam dirinya. Kekuatan yang melukai, menghancurkan, bahkan membunuh tanpa ia sadari. Kekuatan yang membuatnya lebih berbahaya dari siapa pun yang pernah ia benci. Mencari jawaban, Laurent melangkah ke dunia yang lebih kelam dari yang ia bayangkan. Rahasia darahnya, warisan ras kuno, dan konspirasi yang lebih besar dari balas dendamnya sendiri mulai terungkap. Namun, dunia tidak menawarkan pilihan yang mudah. Mereka ingin menggunakannya-sebagai senjata, sebagai alat, sebagai kunci yang dapat mengubah segalanya. Tapi Laurent tidak akan membiarkan dirinya dikendalikan. Ketika bayangan masa lalu dan kekuatan kegelapan terus menelannya, ia harus memilih: tunduk pada takdir yang dipaksakan padanya atau menghancurkan segala sesuatu yang menghalanginya, termasuk batasan moral yang pernah ia pegang. Dalam dunia di mana tidak ada yang benar-benar baik atau jahat, Laurent akan berjalan di jalannya sendiri-dengan atau tanpa darah yang tertumpah di tangannya. Ini cerita pertama author, harap maklumi jika alurnya berserak. Alurnya suka gonta-ganti jika tidak sesuai dengan keinginan sang author, jdi wlau sudah di publis tpi jika kedepannya author tidak suka dengan alurnya akan author ganti. Ini murni pemikiran author sendiri!
Anushka_Mythrandir · 31 Views

Sage Benua Longwu

Novel ini lengkapnya dapat dibaca lengkapnya di Goodnovel Benua Longwu dengan Lima Kekaisaran, dimana bakat kemampuan beladiri dan sihir akan menjadi sorotan dan memperoleh panggung. Semua sumber daya akan tercurah, sepanjang satu sosok memiliki dua bakat pengolah energi Mingzhu untuk keterampilan beladiri dan Nebula untuk keterampilan spiritual. Sementara itu, bagi mereka yang lemah dan tidak menguasai dua bakat di atas, mereka dengan sendirinya akan terlupakan, dan dianggap tak lebih dari sampah belaka. Li Wei seorang anak muda dari kota kecil Shuimiao - Kekaisaran Terra, ia hanya seorang anak muda tak berbakat beladiri, apalagi kekuatan sihir. Keberuntungan itu terjadi pada suatu malam, ketika pertemuan tidak terduga dengan satu makhluk legendaris. Kejadian itu mengubah hidup Li Wei, setelah dia tersadar bahwa dirinya memiliki bakat atas dua hal luar biasa itu. Martial art dan sihir. Keajaiban Li Wei dalam mengelola dua energi yang di damba jutaan orang, itu tak lebih dari campur tangan makhluk gaib - monster laut yang disebut Longxu. Li Wei lantas menapaki kerasnya dunia Kultivator dan dunia Magus di Benua Longwu, terikat dalam perserikatan rahasia yang diburu banyak ahli, karena menyimpan satu rahasia besar. Seperti apa kisah selanjutnya? Ikuti kisah fantasi memikat yang memadukan dunia Kultivator dan ahli sihir dalam perang dan pertentangan. Kisah ini akan diwarnai sedikit kisah romantis untuk membuat kisah terasa semakin bernyawa.
Pilgrim_25 · 3.7K Views

LANGKAH MENGGAPAI KEPOLOSAN

(21+ CERITA INI MENGANDUNG UNSUR DEWASA, MOHON BIJAK DALAM MEMILIH DAN MEMBACA, PASTIKAN ANDA SUDAH DEWASA DAN TAU RESIKONYA) Hola Semua! Setelah hampir 10 tahun hanya jadi silent reader di forum tercinta ini, akhirnya saya beranikan diri untuk membagikan pengalaman hidup pribadi dalam bentuk tulisan ini lewat perantara dari akun ini, mungkin thread ini tidak akan sebagus thread dari suhu suhu lainnya, tapi saya coba buat sebisa dan sebagus yang saya mampu. Kisah ini merupakan pengalaman pribadi saya ditambah bumbu - bumbu agar lebih terasa nikmatnya (60% Real Story + 40% Penyedap Rasa) Nama tokoh - tokoh dalam cerita ini sudah pasti disamarkan, namun sebenarnya hanya diplesetkan sedikit saja dari nama aslinya agar lebih menantang (Ada juga yang menggunakan nama asli) Ataupun saya ambil dari nama belakangnya, bukan nama panggilan yang banyak orang tau. Untuk barbuk atau mulustrasi saya tidak berjanji ada, namun akan saya cari sampai saya menemukan yang kemiripannya minimal 60% baru akan saya cantumkan. Begitupun dengan timeline cerita ini akan disamarkan mengikuti alur cerita, tetapi semua kejadiaannya dalam garis besar berdasarkan kisah nyata saya. Jika ada dari suhu - suhu yang mengetahui siapa sebenarnya saya, atau mengenali salah satu tokoh dicerita saya, dimohon untuk PM aja hu, jangan sampai ada pikiran untuk menjadi PK! Ayo Berlangganan Cukup Dengan Paket Professional Rp. 100,000 Kalian Sudah Bisa Mengakses Semua Konten Saya Dalam Karyakarsa Mulai Dari Konten Cerita, Doujin, Manga, Manhwa, Dan Hentai Dll. Dukung dan Support Supaya Saya Bisa Meluaskan Bakat Saya Ini... Jangan Lupa Follow Semua Sosial Media Saya
Widasu · 2K Views

ISTRI MUDA SANG CEO

Malam itu Bahar sang CEO Yaman gelisah sange karena sudah seminggu Istri nya Sarifah Umroh ke tarim dengan hasil usaha kuburan palsu Wali Habib yang menghasilkan pundi-pundi rupiah lewat atm kotak amal. Bahar pun tak kuat menahan sange yang membuat kanjut nya cilegeng akibat meminum ramuan ngaceng habib taufik al yamani. Diam-diam dalam keheningan malam bahar mengocok kanjut nya dengan tangannya sendiri,"seresek-seresek" terdengar suara kocokan kanjut yang di olesi minyak hand body lotion. Semakin lama mengocok,bahar malah merasakan panas dibagian kanjut alias K0nt#l nya dan tangannya mun malah terasa pegal. "Bukannya buceng alias buc4t tapi malah menderita" gerutu bahar dalam hati. "Haduh ana mesti gimana nih ? " pikir bahar. "Oh iya di kamar bawah kan ada si Inem pembantu ana nih" pikir omes bahar. Akhirnya Bahar pun mengendap-endap ke kamar pembantu nya yaitu Inem, dengan perlahan namun tidak pasti karena bisa saja Inem tidak membukakan pintu kamar nya. Tibaa-tibaaaaa terdengar suara.....DUUUUUUT PELEPES SIIIIIIIIT. Bahar pun terkaget setengah hidup, karena dibalik kamar Inem terdengar sesuatu yang mengentutkan..."Waduh suara apa tuh ya di kamar si Inem" pikir bahar. Hemmmm apa mungkin kah suara gas yang keluar dari lubang silit Inem? "Walahualam bishawab dah". kata si Bahar. Bahar pun mulai membuka pintu kamar Inem,"Pintu kamar dulu yee, bukan cangcut loooh". Kata Bahar dalam hati sambil menahan tawa. Oh my god....kata bahar pintu nya di Kunci. Haduuuuuh....bahar pun kecewa berat di tengah kanjut nya yang melegeng membuanya pegel dan linu-linu tipis akibat gesekan dengan sarung tanpa kolor nya. Akhirnya bahar memutuskan untuk mengintip inem dulu dari atas jendela pintu kan ada kaca nya tuh di atas pintu kamar Inem. Baharpun menggeser kursi tinggi yang bulet untuk naik dan mengintip si Inem. Dengan hati-hati dan perlahan, bahar pun naik ke kursi guna mengintip Inem, dengan wajah sange dan lidah yang melet-melet, serta kanjut yang menyundul-nyundul sarung. Bahar pun mulai melancarkan aksi nya yaitu mengintip si Inem. penasaran? lanjut baca bab 1 aja yaa....
Eka_Wahyudin_4250 · 1.5K Views

Gary Michael

In the bustling city of Port Harcourt, where the symphony of technology harmonizes with the rhythm of nature, a young man named Gary Michael embarks on a captivating journey. His fascination with the precision of gears competes with the unrestrained cadence of his athletic pursuits, creating a dance between two worlds. Port Harcourt's neon-lit skyline paints the backdrop for Gary's dreams of a future intertwined with mechatronics. As he envisions a world where circuits orchestrate progress, his footsteps on the track echo his unwavering devotion to the art of motion. Amidst the city's vibrant energy, an unexpected melody enters Gary's life—Jane. She becomes a significant chord in his symphony, a composition where love interlaces with the gears of ambition. Yet, beneath the glowing skyline, Gary's daring proposal to Jane leads to a different verse. Her gentle rejection casts a shadow on the once-bright notes of his ambitions. As the gears of his academic brilliance falter, transitioning from straight A's to haunting C's, Gary faces a crossroads. Heartbreak rewires the very circuits of his being, disrupting the delicate equilibrium between mechatronics and the sprinter's realm. Resilient in the face of adversity, Gary transforms setbacks into a crescendo, propelling him towards a new movement. The track, once a stage of personal conquest, becomes a path of rediscovery. The journey unfolds as a captivating melody, revealing unexpected harmonies in Gary's pursuit of reconciliation between love, ambition, and self-discovery. Port Harcourt anticipates the performance of a lifetime, where the sounds of gears and the rhythm of stride converge to create a masterpiece resonating far beyond the city limits.
Michadek23 · 4.5K Views

Black Needle Warrior

Li Yong adalah bocah yang bernasib malang. Sejak dilahirkan, dia tidak pernah mengetahui siapakah kedua orang tuanya. Dia dibuang begitu saja. Entah karena apa alasannya. Sebab hingga sekarang, dia sendiri belum mengetahui secara pasti. Saat itu usianya masih kecil. Untunglah langit mengulurkan tangannya. Pada detik-detik penentuan antara hidup dan mati, tiba-tiba ada sebuah tangan yang terjulur kepadanya. Tangan itu sudah keriput, bahkan kotor oleh debu-debu yang menyesakkan nafas. Ternyata tangan itu milik seorang kakek tua. Li Yong tidak tahu siapa kakek tua itu. Yang dia tahu hanyalah bahwa kakek tua itulah yang kemudian merawatnya seperti kepada cucu sendiri. Bahkan dia juga yang memberikan nama Li Yong kepadanya. Nama itu diambil dari marga Li milik kakek tua yang diketahui bernama Li Beng tersebut. Semenjak saat itu, Li Yong terus tinggal bersama Kakek Li Beng. Keduanya benar-benar akrab, seperti akrabnya hubungan keluarga. Siapa pun pasti tidak akan ada yang menyangka bahwa mereka sebenarnya tidak ada ikatan darah sama sekali. Namun sayang sekali. Semua itu tiba-tiba berubah ketika musibah menghampiri mereka berdua. Kakek Li Beng dibunuh secara sadis oleh perampok-perampok yang tidak punya hati nurani. Untunglah pada saat itu, Li Yong berhasil menyelamatkan dirinya. Kematian Kakek Li Beng telah membuat Li Yong terpukul. Dia tersiksa lahir batin. Hingga pada akhirnya, bocah itu memutuskan untuk pergi ke tempat yang sangat jauh. Namun sepuluh tahun kemudian, di jalan dan di desa yang sama, tiba-tiba muncul seorang pemuda misterius. Wajahnya angkuh dan dingin, kedua bola matanya kelabu. Siapa pun bakal mengetahui kalau dia adalah orang yang menderita penyakit batin dan selalu merasa kesepian. Pemuda yang dimaksud itu bukan lain adalah Li Yong. Ya, memamg dia. Namun Li Yong yang sekarang, telah berbeda jauh dari Li Yong sepuluh tahun silam. Sekarang dia telah menjelma menjadi seorang pemuda yang gagah perkasa. Ilmu silatnya sangat tinggi. Tiada seorang pun yang mengetahui sampai di mana taraf kesempurnaan ilmunya. Kematangan dari penguasaan setiap jurusnya juga tidak perlu diragukan lagi. Kemunculannya ke dalam dunia ramai membawa sebuah tekad. Li Yong ingin mencari pelaku yang sudah membunuh Kakek Li Beng sekaligus mencari jati dirinya sendiri. Dia pun ingin menjadi seorang pendekar yang membasmi kejahatan.
Junnot_senju · 154.2K Views

Mozaik Tanya

Bagaimana jika cinta bukan sekadar rasa, melainkan sebuah perjalanan yang penuh luka? Bagaimana jika cinta adalah mozaik-tersebar dalam kepingan kenangan yang tak selalu utuh, yang sering kali tajam dan memberi luka? Gavrielle, gadis muda yang haus akan makna, pernah percaya bahwa cinta adalah genggaman tangan yang erat, suara yang menghangatkan, dan keberanian untuk tetap tinggal. Ia menemukannya dalam diri Althias, kakak kelas yang menjadi pelita di tengah ragu. Namun, dunia tak selalu memberi ruang bagi dua hati yang ingin bersatu. Orang tuanya melihat cinta itu sebagai duri, sebagai pemberontakan yang harus dicabut hingga ke akar. Maka, dengan paksa, ia diasingkan ke kota yang tak menawarkan apa pun selain sepi. Di Surabaya, Gavrielle adalah burung tanpa sarang, melayang tanpa arah, mencari sesuatu yang bisa mengisi kehampaan. Lalu, ia bertemu Gallen Adhaniell Wijaya-sebuah nama yang muncul dari layar ponsel, dari percakapan tanpa wajah, dari pesan-pesan yang menjelma candu. Gallen, dengan caranya yang dingin dan tak terbaca, menarik Gavrielle ke dalam pusaran yang lebih dalam dari sekadar cinta. Bersamanya, Gavrielle belajar bahwa rindu bisa berubah menjadi luka, bahwa pengorbanan tak selalu berbalas pelukan. Ketika cinta berubah menjadi jerat, Gavrielle berjalan terlalu jauh, menyeberangi batas yang seharusnya dijaga. Yogyakarta menjadi saksi atas keberaniannya yang membabi buta, atas keputusasaan yang menuntunnya pada sesuatu yang tak seharusnya terjadi. Dan ketika semuanya terkuak, Gavrielle harus menghadapi konsekuensi yang lebih besar dari sekadar kehilangan. Cinta, ternyata, tak selalu datang sebagai jawaban. Kadang, ia adalah pertanyaan yang menggantung di langit hati, tak terjawab, tak terurai-hanya menjadi mozaik tanya yang berserak dalam ingatan.
Tashaa_Seana · 557 Views
Related Topics
More