Download Chereads APP
Chereads App StoreGoogle Play
Chereads

Papa Emeritus Iii

Ingin Selalu Bersamamu

Pria bersetelan formal menjeda langkah, memandang isi kamar putranya. Berantakan. "Tidak biasanya kamar kamu seperti ini, apa yang terjadi sampai hati mengobrak-abrik barang-barang?" tanyanya. Rakha menoleh sendu ke ambang pintu dengan perasaan hancur berkeping." "Papa sudah pulang," Rakha menggumam pelan. Miko melangkahi bantal tergeletak di sisi pintu, memindahkan gulungan selimut ke tempat tidur dan banyak lagi kegiatan dilakukannya membereskan kamar. "Belajarlah menjadi lelaki dewasa. Jangan melampiaskan emosi ke benda-benda di sekitar, ini mencerminkan sikap kekanak-kanakan," tegur Miko. "Papa tidak tahu alasan aku marah," lirih Rakha. Selesai merapikan isi kamar, Miko duduk di sofa. "Kemari. Ada sesuatu penting ingin Papa bicarakan," ucap Miko sungguh-sungguh. Rakha menolak bangkit. "Prihal bisnis lagi? Aku tidak semangat diskusi lain kali saja membahasnya." "Bukan. Ini tentang perjodohanmu dengan putri teman Papa," jelas Miko. "Hatiku sedang patah tidak sebaiknya Papa menghibur aku dengan gurauan atau lelucon, bukan menambah beban pikiranku dengan memberitahu aku hendak dijodohkan," miris Rakha. Miko merogoh saku jas kantornya, beranjak mendekat dan menyodorkan sebuah foto kehadapan Rakha. "Perhatikan baik-baik. Dia yang akan menjadi istrimu," kata Miko. Rakha mengambil foto tersebut, menatap datar gambar perempuan berwajah anggun yang tengah tersenyum lembut. "Armala satu-satunya putri tunggal Adinata dan Farah. Kamu dan dia sama-sama anak pertama bedanya kamu memiliki adik. Armala tidak. Kalian dijodohkan tanpa sepengetahuan Mama dan adikmu agar pernikahan kalian berjalan lancar tanpa hambatan," terang Miko. "Papa tidak ada bedanya dengan Mama dan Luna, mengatur aku sesuka hati," sedih Rakha. "Berhenti protes. Terima pilihan Papa. Jika Aqeela mencintai kamu mana mungkin dia meninggalkanmu untuk Fattah. Jika Aqeela tulus mencintai, seratus lelaki yang datang menawarkan cinta sudah pasti ditolak demi menjaga perasaanmu. Tetapi kenyataannya Aqeela tidak menolak Fattah," sambung Miko. "Dari mana Papa tahu Aqeela mengkhianati Aku? Apa mungkin dibalik kandasnya percintaanku ada campur tangan—" "Menuduh Papa?" sela Miko. "Aku tidak menuduh hanya saja terasa janggal di saat hubunganku dan Aqeela rusak, Papa mengungkapkan perjodohan ini seperti jauh hari sudah direncakanan tapi kalau Papa tidak terlibat dalam hal ini dari mana Papa mengetahui semuanya?" terheran Rakha. "Dimas memberitahu segalanya," jawab Miko. Rakha merosotkan bahu, usaha menyembunyikan masalah dari Papa berakhir percuma karena Dimas suka rela membocorkannya. "Selama ini kamu memberikan yang terbaik kepada Aqeela, tidak perlu menyesal ditinggal pergi. Tidak ada gunanya meratapi kepergian cinta. kamu pantas hidup bahagia, membuka lembaran baru dengan Armala," lanjut Miko. Rakha mengusap air mata, mengangguk siap menjalani kehidupan baru bersama Armala.
Penabiru · 8.6K Views

Esposa Amada do CEO Pai

``` Na noite em que seu noivo a traiu, Ran Xueyi não imaginava que sua família e amigos já soubessem de tudo antes mesmo dela. Devastada, Xueyi decide que quer vingança de um jeito que pudesse arruinar a reputação da sua família e se livrar do noivado que ela não queria! E a única maneira de fazer isso era engravidar do filho de outro homem! Mas o que acontece quando o pai da criança aparece diante dela depois de 2 anos exigindo levá-la e ao seu filho de volta? Xueyi será capaz de resistir aos encantos dele quando até seu filho quer adotar esse homem como pai?! --- Conheça Song Yu Han, um homem enigmático e o magnata mais rico do país! Pena que o homem era frio como gelo... Mas justo quando todos pensavam que nunca haveria uma mulher que o fizesse se apaixonar, ele de repente apareceu com uma bela esposa e um filho. ---- Algumas cenas do romance: “Mamãe, eu quero jantar com o papai,” disse o pequeno um dia. Xueyi não conseguiu resistir ao charme do filho e relutantemente disse sim. No dia seguinte. “Mamãe, eu ouvi meus colegas falando que eles dormem com os pais. Posso chamar o papai para dormir conosco?” Xueyi rejeita a ideia, mas quando seu filho começou a chorar e fazer birra, ela finalmente cedeu. E no dia seguinte, novamente. “Mamãe, eu quero uma irmãzinha da mamãe e do papai. Vá e faça uma para mim!” o pequeno exigiu e piscou para o pai que estava em pé atrás dele. Assim começa a vida de Xueyi repleta de amor tanto do marido quanto do filho. [CONTEÚDO MADURO] ```
Poisonlily · 122.6K Views
Related Topics
More