```
Memang berbeda kalau mereka jauh lebih istimewa daripada aku sendiri. Baginya, sangatlah penting untuk memastikan bahwa dia adalah orang yang sangat tepat—terutama dari segi jenis kelamin. Raven mendengarkan Seraphina dengan penuh perhatian, tatapan intensnya tak pernah lepas dari wajahnya. Gerakan ritmis kereta dan bunyi tapak lembut kaki kuda tampaknya memudar di latar belakang saat dia hanya fokus padanya.
"Kamu adalah keluargaku. Bagaimana aku bisa membantah persahabatan tanpa syarat kita?" ujarnya lembut, matanya mencerminkan keikhlasan.
Suara Seraphina, meski pelan, dipenuhi dengan kesungguhan yang menyentuh dia secara dalam.
"Benar," balas Raven, hatinya hangat mendengar kata-katanya.
Dia segera menyembunyikan senyum yang berusaha muncul di bibirnya. Dengan kata lain, dia baru saja menyatakan bahwa dia tidak memiliki hubungan khusus lain selain hubungan yang dia miliki dengan dia.