```
Begitu Leopold menghilang di atas tangga dengan para penjaga yang mengikutinya dari dekat, Narcissa berbalik perlahan menghadap Ada.
Ada melihat sekelilingnya dalam kepanikan saat geraman ganas terdengar dari mulut Narcissa saat ia mendekati dengan sikap mengancam.
Ada mundur tergesa-gesa, ingin berteriak meminta tolong tetapi tidak mampu membuka mulutnya untuk melakukannya saat gelombang dingin teror menyapu dirinya.
"Tidak ada jalan keluar dariku Ada, jadi jangan coba-coba!" desis Narcissa saat punggung Ada dengan tiba-tiba menabrak permukaan dingin dan keras dari dinding dan dia merintih tak terkendali.
Narcissa mendengus mendengarkan suara menyedihkan itu saat ia berhenti mendadak tepat di depannya, dan menyeret matanya melewati wajah Ada dengan rasa jijik.
Ada menutup matanya erat di bawah tatapan intens ibunya, gemetar hebat saat ia menahan napas menunggu benturan yang ia yakin akan datang dari telapak tangan ibunya ke wajahnya.