"Tidak!" Kelly berteriak saat ia dengan panik melingkarkan lengannya di sekelilingnya. Dia tidak percaya betapa pembunuhnya dia tampak pada saat itu. Dia bukan lagi pretty boy yang lembut! Dia tahu jika dia membiarkan dia pergi, dia pasti akan melakukan sesuatu yang sangat salah. Dia tidak bisa membiarkan itu terjadi.
"Tenang, Kai!" suaranya semakin keras saat cengkeramannya makin erat. Seberapa pun dia membenci dunia saat ini, Kelly tidak pernah bisa membiarkan Kai merenggut nyawa orang lain. "Tolong."
"Mereka memperlakukanmu seperti kamu adalah seorang tahanan!"