Setelah menelpon Alea, Shireen jadi terpikir sesuatu. Sampai sekarang ia tidak banyak berubah soal spiritual yang ia yakini sejak lama. Entah kenap;a hati Shireen berkata jika Sullivan ada di sana, di kota Bandung dan perasaan Alea memang nyata dirasakan karena kehadiran Sullivan.
Shireen berlari mencari Kendra dan menceritakan semuanya, kehidupan mereka tetap sama. Menjadi petani di kampung, sesibuk apapun di ladang, ketika istrinya meminta cerita. Kendra selalu siap mendengarkan Shireen, kadang kala kekonyolan Shireen selalu jadi kenyataan. Mereka berdua nampak berpikir keras, mereka sudah tidak tahan untuk bisa menemukan Sullivan secepatnya.
"Jadi gimana sayang? Apa kita harus ke Bandung mengikuti Alea?" tanya Kendra.
"Kalau kita pergi siapa yang jaga pertanian kita. Apa koneksi kamu di AJ masih banyak?"
"Ada sih, Fatan, Alex, Dadan, mereka kalau dipanggil akan cepat nyahut. Tapi, aku malu sudah lalma tidak menghubungi mereka, sayang," jawab Kendra gelisah.