Chereads / Nathaura / Chapter 2 - Penutup yang manis 2

Chapter 2 - Penutup yang manis 2

Demas menyadari bahwa nata sedang memperhatikanya akhirnya membuka matanya , dan mata mereka bertemu ,terjadi tatap menatap di persekian detik

"Nat ,lu ngapa ngeliatin gua terus sih " goda demas

"Apasih lu geer banget" nata memalingkan wajahnya

Demas bangkit dari aktivitas tidurnya ,dan memandangi wajah nata yang merah padam dibuatnya

"Nat gua laper" keluh demas ,memegangi perutnya

"Salah lu sendiri tadi gak sarapan" bantah Nata yang membuat demas geram

"Nat ,pindah tempat yok laper gua disini gaada yang jualan" ajak demas

"Mau kemana sih dem ,mager gua ,panas banget ini , gua udah item jadi tambah item dem"keluh nata

Demas bangkit dari duduknya dan berjalan meninggalkan Nata yang masih duduk di gazebo memainkan ponsel

Tiba-tiba demas berjalan mendekat kearah Nata ,nata hanya memperhatikan demas dengan seksama , Demas dengan jailnya mengambil sendal Nata dan menaruhnya di atap gazebo dan tersenyum jail ,

nata yang melihat itu memasang wajah garangnya dan berusaha mengambil sendalnya ,alhasil kepalanya kepentok gazebo hahahahahahha, nata merintih kesakitan dan memegangi kepalanya , demas yang sadar akan hal itu segera mengambil sendal nata dan kemudian meminta nata duduk , dengan posisi Demas berdiri menghadap nata dan nata dudukdi gazebo , demas mengelus kepala nata yang sakit lalu mengecup nya sekilas

"Masih sakit ?" Tanya demas

"Ya sakitlah , kepala gua kepentok besi gitu " keluh nata yang masih kesakitan

"Iya iya maaf , yaudah ayok kita pindah tempat " ajak demas

pada nata yang di angguk i oleh nata , demas menggenggam tangan nata dengan eratnya , namun nata lari dan sembunyi

Nata duduk di gazebo sekitar jalan setapak disana hingga dia mendengar panggilan Demas

"Nataaaa ,sini" teriak demas

"Ya tunggu dem " balas nata ,

demas menunjukan sebuah karangan bunga abstrak hasil mencuri dari taman itu ,terlihat aneh namun terkesan romantis dimata nata

" Dem bunganya kok warna warni gitu kek pelangi" ujar nata dengan menatap bunga abstrak di tangan demas

"Dem ,bunga yg ini lebih bagus kenapa gk yang ini aja" keluh nata polos dengan menunjuk sebuah bunga yang indah

"Tuh bunga indah nat kan kasian kalo dirusak" bantah demas dan membuat nata mengangguk polos

Nata menerima bunga itu dengan senyuman , Nata ditarik paksa oleh demas menuju parkiran

Demas sibuk mengenakan helm sedang nata bersantai ria ,demas sadar dengan kesantaian nata dan memilih memasangkan helm nata , perlakuan manis itu membuat nata semakin jatuh cinta pada demas

Mereka melanjutkan perjalanan menuju pantai di daerah itu

Sesampainya di pantai mereka memilih duduk di sebuah pondok yg sudah di sediakan , demas memilih memesan makanan untuk mereka berdua

"Nat lu mau makan apa" tanya demas

"Air kelapa aja dem ,gua masih kenyang" jawab nata

"Serius lu gak makan ,kalo lu laper gimana" tanya demas memastikan

"Gua tadi udah sarapan demas"jawab nata meyakinkan,demas mengangguk paham

Sambil menantikan makananya mereka sibuk dengan ponsel masing" makananpun datang

Demas memesan semangkuk mi dan es jeruk sedangkn nata air kelapa sama kelapanya

Demas memakan mi nya karena memang dia sedang kelaparan sedang nata hanya mengaduk air kelapanya pasalnya dia tidak bisa mengambil kelapa yang ada di es nya ,

tanpa nata sadari demas memperhatikan nya sejak tadi, demas meletakan mangkuk mi nyadan mengambil air kelapa milik nata kemudian mengambil kelapa yg ada di es nata ,nata diam memperhatikan dan. Demas kembali menyodorkan air kelapa ke nata

" Makasih " ujar nata dengan senyum manisdan mendapatkan anggukan oleh demas

Demas melanjutkan ritual makanya

"Dem ,matahari tenggelam disebelah mana?" Tanya nata dengan polosnya

"Di sebelah sana " demas menunjuk ke arah barat

"Nata membantah , bukan demas , matahari itu tenggelam disana" bantah nata menunjuk arah utara , demas yg melihat itu tertawa

"Katanya pinter tapi matahari tenggelam dimana aja lu gatau" ejek demas

"Coba buka kompas!" Perintah demas dan nata segera mengambil ponselnya dan membuka kompas

"Sini gua aja ,gua dulu tu pinter pakek kompas waktu disekolah" ucap nata sambil memutar ponselnya

Dan jawaban yang benar adalah jawaban demas

"Ih pokoknya aku yang bener dem,lu salah" sergah nata

"Iya iya lu bener ,gua salah" timpal Demas ,dan merangkul pundak nata membawa nata kepelukanya

Nata nyaman dipelukan demas sangat nyaman seakan dia tak mau bangkit , mereka memutuskan untuk pulang sebelum pulang nata berjalan menuju ayunan yang ada di samping sepeda motor, nata duduk dan mengayun dirinya sendiri ,demas datang menghampirinya

"Dem ,ayunin dong" perintah nata pada demas

Demas hanya mengangguk paham dan mulai mengayun nata , dirasa lelah akhirnya demas duduk di ayunan sebelah nata , demas memperhatikan wajah nata dan tersenyum ,demas bangkit dan mengajak nata pulang karena dirasa hari sudah cukup sore

"Nat, ayo pulang" ajak demas

"Ntar ya dem gua masih pengen sama lu" ya itu sudah jadi kebiasaan nata yang sulit di ajak pulang ketika sudah dengan demas

Demas menarik tangan nata dan memakaikan helm nata ,nata diam tak bergeming karena dia memang masih ingin bersama demas

Di sepanjang jalan demas selalu menggenggam tangan nata tanpa berniat melepaskan nya , dan demas mengantar nata sampai rumah

FLASHBACK OFF

Ya jadi semua itu cuma kenangan yang masih gua inget :)

Jadi kenyataan nya di chap selanjutnya ya guys !!

Happy reading:))

Jan lupa vote dan komen !!!