Chereads / My Otaku Girl"Friend" / Chapter 8 - Chapter 6 "Gacha"

Chapter 8 - Chapter 6 "Gacha"

"HAHH?!! SSR SEBANYAK 3 BUAH DALAM SEPULUH KALI GACHA?!!"

Teriak max dengan sangat keras hingga mengeluarkan suara yang menyakitkan untuk didengar. sebagai orang dengan gacha paling sial diantara kita bertiga tentu saja ia akan bilang begitu.

"ya tetap saja kan 3 ssr dalam sepuluh kali gacha itu terlalu beruntung bagi Riani" balas Sachi.

sepertinya aku sudah menduga reaksi max akan sangat jengkel mengingat aku pernah bilang sebelum aku mencoba game ini bahwa aku tidak akan seberuntung itu dan akan bernasib sial seperti max.

"ah tapi kalian ingat game dengan sistem rng tersial di seantero dunia game malah mencintai max?" kata Bastian dengan santai, membalas percakapan kami.

"benar... kau bisa mendapat ssr pada sepuluh kali gacha pertama-mu"

balasku dengan sedikit jengkel dan penasaran apa reaksi max yang paling aku duga dan harapkan akan muncul atau tida. sesuai dugaan ku...

"heh tentu saja"

kan. dia akan menjadi terlalu bangga pada hal itu dan Sachi membalas perkataan max dengan...

"lalu kenapa tidak di game ini?"

kata kata yang sangat tajam, menyakitkan, dan dapat mengalahkan semua luka dikeluarkan oleh Sachi. terdengar biasa saja namun tidak bagi seorang pejuang gacha.

perdebatan masih berlanjut selama beberapa menit namun aku menyadari bahwa selama beberapa menit itu Bastian menghilang. aku mengatakannya kepada kedua temanku yang sedang berdebat dan...

"Bastian? dia kan bilang kalau disuruh ibunya membeli sayuran. nanti juga kembali"

"ehh? Riani yang terlalu malu untuk mengakui bahwa ia menyukai Bastian akhirnya maju juga"

balas Sachi dan max secara berurutan. wajahku memerah seketika itu juga dan bicaraku mulai gagap saat berada di panggilan.

"DIAM!!" teriakku dengan wajah memerah walau tidak ada yang bisa melihatnya

"akui saja keberuntungan mu Riani, liat aku dan max. hanya jatuh cinta dengan karakter 2 dimensi"

"ya. kau selalu beruntung dalam hal gacha... di game ataupun dunia nyata. sudahlah akui saja"

balas max dan Sachi

masih dengan wajah memerah, aku mengatakan

"baiklah, aku menyukai bas... walau aku masih malu mengakui perasaanku padanya"

walau sebenarnya, Sachi dan max sudah tau kalau mereka saling mencintai. menurut mereka, mereka harus diam soal Bastian dan Riani yang saling mencintai demi kisah mereka yang lebih menarik (dan keinginanku sebagai author tentunya hehehehe)