merasa dalam hidup yang sedikit menjadikan sia sia tiap langkah yang tersistem nafsu dan kedzaliman mana kala saat sandaran begitu kokoh dan terbentengi uang dan manja,tanpa tampak tatapan rakyat jelata.
hanya ada rebutan sang penerbit kuasa luas terharap di benak mereka saat kala bahagia menangis bila ada