"Aku tidak mematikannya, mungkin baterainya habis. Kenapa sayang?" tanya Aska terpaksa berbohong dengan pertanyaan Karin tentang ponselnya yang sengaja dia matikan karena tidak ingin ada masalah di saat Karin masih fokus dengan keadaan Ayahnya dan Aska tidak ingin menambah beban pikiran Karin dengan masalahnya yang cukup besar kali ini.
"Kata Daddy, ada teman masa lalu kamu yang datang dan ingin bertemu denganmu." jawab Karin menatap penuh wajah Aska ingin tahu reaksi wajah Aska. Namun wajah Aska tetap tenang dan datar seperti biasanya jika pada seseorang yang tidak di kenalnya.
"Biarkan saja kalau kita sudah pulang saja aku akan menemuinya." ucap Aska tidak bereaksi apa-apa.
"Jadi kamu sudah tahu kalau ada teman kamu yang menunggu disana?" tanya Karin lebih ingin tahu lagi.